|
Kamis, 22 Oktober 2009 |
|
SIARAN PERS Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) No. : 441/SK/DE-ICEL/X/2009
Proses seleksi anggota kabinet sedang dilakukan oleh Presiden SBY yang baru dilantik kemarin, di sertai dengan beredarnya rumors person kandidat yang ternyata memunculkan nama-nama yang hampir tidak masuk dalam lingkaran diskusi yang terbangun selama ini. Sebagian pos kementerian justru diisi oleh pengurus/pimpinan partai politik maupun orang-orang dari kalangan tertentu dan terkesan tidak mempertimbangkan kompetensi sesuai dengan pos yang akan ditempati.Mudah ditebak, hal ini menimbulkan keraguan akan efektifitas pemerintahan yang akan berjalan karena proses penempatan tidak sesuai prinsip the right person on the right place.
|
|
|
Jumat, 26 Juni 2009 |
|
(Jakarta, 25/06/09). Di tengah upaya berbagai pihak mendorong dan mengkonsolidasikan demokrasi, belum banyak yang tahu jika saat ini Komisi I DPR-RI dan Pemerintah justru tetap memaksakan pembahasan RUU Rahasia Negara (RUU RN). RUU Rahasia Negara yang telah lama digagas ini sempat berhenti karena terjadi gelombang reformasi. Namun saat ini kelompok-kelompok pro-ketertutupan yang mengusung RUU tersebut mulai giat membahas dan berencana mengesahkan kembali rancangan tersebut untuk melanggengkan kembali ketertutupan orde baru. |
|
|
Rabu, 09 Januari 2008 |
|
(Jakarta,08/01) Potret hukum dan penegakan hukum lingkungan sepanjang tahun 2007 semakin tidak menunjukkan keberpihakannya terhadap lingkungan dan masyarakat korban. Fakta terjadinya instrumentasi dan kriminalisasi aktifis lingkungan serta putusan-putusan pengadilan yang bersifat menghukum, mempasifkan dan mengesampingkan hak dan kewajiban rakyat dalam melaksanakan kewajiban peran serta yang dijamin undang-undang semakin diperpuruk karena justru terjadi di tengah merosotnya kepercayaan masyarakat atas hukum yang dapat memberi ruang keadilan bagi masyarakat dan lingkungan. |
|
|
Selasa, 29 Mei 2007 |
Jakarta, 29/Mei/2007. Hari ini tepat 1 tahun usia peristiwa semburan lumpur panas yang terjadi di wilayah pengeboran sumur banjar panji, porong, Sidoarjo, milik Lapindo Brantas Inc (LBI). Tak dapat dipungkiri, selama ini perkembangan penanganan semburan lumpur, baik dari segi hukum maupun sosial belum menunjukkan hasil signifikan. Fakta menunjukkan bahwa buruknya model penanganan yang dilakukan selama ini telah menuai dampak meluas dan bencana besar. Tidak hanya itu, jumlah korban pun telah mencapai lebih dari 32.360 Jiwa. |
|
|
Selasa, 06 Juni 2006 |
|
”Ketiadaan strategi pembangunan berkelanjutan, menuai bencana lingkungan yang berkelanjutan”
Maraknya bencana lingkungan hidup selama ini tak dapat dipisahkan dari ketiadaan strategi Pemerintah dalam pengelolaan pembangunan berkelanjutan. Fakta ini mengakibatkan bencana lingkungan yang kian parah. |
|
|
Jumat, 17 Februari 2006 |
|
Bukti Pemerintah tidak memiliki strategi yang jelas dalam Penegakan Hukum Lingkungan Upaya penegakan hukum lingkungan, sekali lagi, menemui kenyataan bahwa pada akhirnya harus berakhir secara tragis dimeja perundingan di luar pengadilan. |
|
|
Kamis, 29 Desember 2005 |
|
"Diperkirakan hutan daratan rendah di Sumatera akan musnah pada tahun 2003, Kalimantan tahun 2005 dan Sulawesi tahun 2010 (sumber:hasil Riset ICEL tahun 2003)” Secara moral Indonesia sudah terpuruk dalam aspek penegakan hukum lingkungan. Pengabaian terhadap law enforcement aspek lingkungan secara telanjang tergambar atas kasus-kasus lingkungan yang terjadi selama tahun 2005. Lihat saja kasus lingkungan seperti illegal logging(illog) yang secara jelas telah merugikan negara trilyunan rupiah(kerugian negara mencapai 70 Triliun pertahun akibat Illegal Logging), selain tidak terungkap sampai akarnya, modus yang digunakan juga semakin beragam. |
|
|
Senin, 26 Desember 2005 |
|
Kompas, 14 Desember 2005 memberitakan pada tanggal 13 Desember 2005 sekitar 521 warga kampung sampih, desa cibinong Purwakarta Jawa Barat keracunan gas therminol yang berasal dari PT. Indorama Rayon Synthetics. Diantara 521 orang yang keracunan tersebut 14 diantaranya terpaksa dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) bayu asih Purwakarta. diduga sekitar pukul 04.00-05.00 pagi masyarakat merasakan pusing, muntah, mual dan langsung pingsan. |
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
|
| Results 1 - 8 of 26 |